Merawat Perhiasan Emas

Perhiasan Emas yang dibuat dengan teknik dan cara yang kurang benar dalam proses pencampuran kadar akan membuat emas perhiasan menjadi mudah kusam, berubah warna dan terkadang sampai hitam, mudah tergores dan juga mudah penyok-penyok. Kejadian tergores dan penyok merupakan kelalaian pemakai perhiasan emas, dan kalau ini yang terjadi, maka solusinya berhati-hatilah dalam memakai emas perhiasan Anda.

Penyebab lainnya yang membuat perhiasan emas mudah penyok atau gores bisa jadi karena kadar yang tinggi sehingga emas agak lembut. Sedang kusam atau hitam sebaliknya kadar emas mungkin rendah sehingga mudah oxidasi atau bereaksi dengan zat lain. Biasanya yang paling keras menyebabkan adalah garam dan belerang, ini berarti air laut dan mungkin mandi di air panas alami yang mengandung belerang. Atau yang lebih sering terjadi adalah malah bahan campurannya yang naik kepermukaan. Ini semacam hukum alam yang ringan mau naik ke atas. Ini terjadi juga sama benda padat namun agak lama. Biasanya kalau cincin emas pernah dipotong untuk dikecilkan ukurannya ia akan tampak garis potongannya. Ini patri yang muncul kepermukaan.

Masalah yang sering terjadi pada perhiasan emas adalah sebagai berikut:

  • Cepat menjadi kusam atau hitam. Disebabkan oleh campuran yang kurang sempurna waktu pembuatan ini biasanya perhiasan yang dikerjakan tangan atau ‘hand made’ susah untuk dirawat karena pasti akan cepat hitam lagi.
  • Kusam atau hitam padahal nggak dipakai. Biasanya disimpan dalam waktu lama di lemari kayu. Pernis dan finishing kayu yang kurang sempurna bisa membuat cepat kusam dan hitam ini karena perak menjadi oksidasi oleh bahan-bahan finishing kayu.
  • Kusam juga bisa disebabkan karena mandi di laut, air yang mengandung garam atau belerang. Emas sering oksidasi dengan garam dan belerang.
  • Kusam dan hitam juga bisa karena penyimpanan di dalam tas atau sesuatu yang terbuat dari kulit. Pekerjaan kulit asli biasanya menggunakan bahan-bahan yang berhubungan dengan belerang atau amoniac. Atau mungkin juga perak anda menggunakan kalung kulit. Tidak semua kulit menyebabkan hitam kalau pekerjaan kulitnya itu dikerjakan dengan benar. Jadi kulit patut dicurigai sebagai penyebab barang emas jadi hitam.
  • Emas berubah warna menjadi terlalu merah. Ini karena bahan campuran tembaga yang sudah muncul keluar permukaan. Ini hukum alam bahwa yang ringan selalu di atas. Sebabnya karena campuran kadar bisa tidak benar. Tetapi kalau dari awal sudah kemerahan ini adalah warna yang disebut rose gold.
  • Merah yang muncul tidak merata. Ini masalah yang disebut mendung atau fire skill. Ini terjadi karena waktu proses pengerjaan ada patrian di daerah merah yang muncul. Ini campuran patri yang salah satunya adalah tembaga yang muncul ke permukaan.

Merawat Perhiasan Emas

Cara merawat yang benar:

  • Laplah sesering mungkin perhiasan perak dan emas anda. Gunakan lap dan bahan abrasive seperti autosol yang banyak dijual di supermarket atau sering di bengkel sepeda motor. Lap gunakan yang lembut dan bagus dari kaos bekas bahan cotton atau katun yang sudah sering dicuci. Kapas juga bisa namun menggosoknya jadi agak susah.
  • Simpan dalam tas kain sebelum masuk lemari atau tas kulit. Kalau ada silica gel yang mudah didapat di supermarket juga sangat bagus. Tempat lain yang aman adalah kotak kertas, plastic dan logam.
  • Kalau emas atau perak anda sudah terlalu gores dan anda tidak keberatan untuk sedikit susut (sama, diservis ke tukang emas pun susut) gunakanlah amplas no. 1000 kalau sudah halus gunakan amplas no 2000 sampai halus boleh sekali-sekali celup di air. Kalau dirasa sudah cukup halus pakai saja autosol tadi untuk membuat cling lagi. Kalau belum cling artinya amplasan kurang. Ini disebut polishing. Cara ini tidak bisa dilakukan untuk barang-barang yang disepuh karena menyebabkan lapisan sepuh hilang.
  • Permata buram. Sebenarnya permata buram juga bisa digosok dengan cara di atas namun memakan waktu lebih lama tergantung tingkat buramnya dan jenis permatanya. Kalau diamond jangan coba-coba karena ini permata paling keras di dunia. Sangat khusus, makanya mahal. Sebenarnya cara-cara menghaluskan permata sama dengan barang logam yaitu proses polishing atau amplas dan gosok seperti cara di atas.

Cara merawat yang salah:

  • Sering terlihat orang menggodok emas atau perak. Cara ini sebenarnya bagi yang sudah tahu. Karena ada jenis permata yang tidak kuat dengan suhu panas yang menyebabkan warna permata malah pudar. Tidak lagi cling.
  • Menggodok menggunakan panci aluminium bisa menyebabkan pewarna hitam atau disebut oxid yang biasanya sengaja dipakai malah hilang. Tetapi kalau memang mau menghilangkan obat hitam ini bisa ditambahkan sedikit garam maka pewarna hitam pada perak akan hilang. Reaksi garam dan aluminium yang mengikat oxidasi.
  • Menggodok menggunakan asam jangan kalau ada permata. Asam adalah bahan yang abrassive yang bisa menyebabkan lapisan kilap permata menjadi buram. Terutama terjadi pada permata soft seperti Amber. Juga bisa menyebabkan inclusion (semacam partikel yang berada dalam satu permata mungkin menjadi berubah warna). Biasanya kalau imitasi ia akan cepat berubah warna.

Cara-cara ini sangat umum. Jangan gunakan untuk emas putih dan berlian. Juga untuk emas sepuhan karena sepuhan bisa hilang. Lebih baik tanyakan cara membersihkan perhiasan anda ke tempat anda membeli agar lebih aman.

This entry was posted in Emas Perhiasan, Perhiasan Emas and tagged , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Merawat Perhiasan Emas

  1. dian safarudin says:

    perhiasan emas saya memang campurannya kadar rendah. setelah dipakai renang di kolam belerang alami warnanya berubah kehitam/merahan-an. bagaimana cara mengembalikannya lagi supaya perhiasan tsb kembali menguning emas. tq

  2. dian safarudin says:

    perhiasana emas yang lain, setelah dipakai berenang air belerang menjadi kemerahan. bagaimana ngembali kannya supaya menjadi warna kuning kemasan lagi. tq

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>