Emas Perhiasan

Emas perhiasan dibuat dari emas murni atau campuran emas murni dengan logam lain yang kemudian dibuat atau dibentuk menjadi perhiasan. Jika kita menyebut suatu perhiasan emas, sekian karat, emas murni itulah yang dimaksud. Sebagai contoh, emas 24 karat berarti 24 bagian emas tersebut terdiri dari emas murni, emas 20 karat berarti ada 20 bagian emas murni dan bagian logam lain, dan sebagainya. Campuran logam lain inilah yang akan mempengaruhi warna sebuah emas. Logam yang biasa digunakan untuk campuran emas perhiasan adalah tembaga, perak, timah putih, dan nikel. Sebagai contoh, campuran emas murni dan tembaga akan menghasilkan emas berwarna merah sedangkan campuran emas murni dan perak akan menghasilkan emas yang berwarna kuning.

Secara umum emas perhiasan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu bikinan pabrik, tangan, dan pesanan eksklusif. Masing-masing jens memiliki ciri tersendiri yang bisa dibedakan sepintas dari bentuk, warna dan harganya. Yang pasti, pada emas berbentuk perhiasan terdapat ongkos pembuatan

  1. Buatan pabrik (factory made), yaitu emas perhiasan dibuat dalam jumlah banyak dipabrik. Tidak sulit untuk membeli dan menjual kembali emas perhiasaan ini karena kita bisa melakukannya di toko-tokok emas terdekat. Kelebihan emas dalam bentuk ini ada pada banyaknya model yang tersedia. Di toko-toko emas atau pameran perhiasan, kita bsia menjumpai banyak pilihan model.
  2. Buatan tangan atau hanmade yaitu emas yang dibuat berdasarkan pesanan melalui sentuhan tangan pembuat atau pengrajin emas. Harga belinya tentu lebih tinggi dibandingkan dengan emas bikinan pabrik karena dibuat dalam jumlah yang terbatas. Semakin unik model tersebut, semakin mahal harganya karena ongkos pembuatannya juga lebih mahal dibanding model yang sederhana.
  3. Edisi terbatas  (eksklusif) yaitu perhiasan emas yang dibuat untuk tujuan atau pesanan khusus dan diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas. Harganya tentu sangat mahal karena bisa menjadi sebuah karya seni yang unik.

Emas perhiasan ini bisa menjadi pilihan bagi mereka yang tidak hanya ingin menggunkannya sebagia perhiasan semata namun juga sebagai investasi. Namun, sayangnya meski memiliki keindahan yang bisa dipamerkan, emas perhiasan  bukan pilihan yang tepat untuk berinvestasi emas. Harga jual emas perhiasan tidak sebaik harga belinya.  Saat kita menjual, pedagang emas hanya akan menghitung harga beli emas tanpa menyertakan ongkos pembuatan yang sudah dikeluarkan saat membeli. Apalagi jika emas tersebut sering dipakai sehingga warnanya tidak secerah aslinya, menjadi kusam atau tergires harga yang diberikan penjual bisa membuay kita menjadi batal menjualnya.

This entry was posted in Emas Perhiasan and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>