Perhiasan Emas Rotating Header Image

Cara Pembelian Emas

Cara pembelian emas dapat dilakukan dengan cara tunai maupun kredit. Pembelian dengan cara tunai adalah salah satu cara yang dapat dilakukan bagi yang memiliki uang sebesar yang diperlukan untuk membeli emas tersebut. Jumlah dana yang dikeluarkan akan ditentukan oleh banyaknya (gram) emas yang dibeli dan harga emas pada saat itu. Semakin berat emas yang dibeli, harga per-gram emas akan menjadi semakin murah. Namun bagi sebagian orang, emas bukan batang murah dengan mudahnya bisa dibeli seketika dengan cara tunai. Solusinya, emas bisa dimiliki dengan cara membelinya secara berangsur, sedikit demi sedikit sampai terbayar lunas.

Cara pembelian emas lantakan 24 karat (99,9%) dapat diperoleh di toko-toko emas lokal yang cukup besar karena tidakk setiap toko emas menjual emas batangan produksi aneka tambang. Di toko-toko emas lokal, selain emas batangan 24 karat dan tanpa sertifikat atau sering disebut degan istilah emas lokal. Saat membeli pastikan untuk mendapatkan hasil produksi aneka tambang. Cocokkan normor id pada sertifikat dengan nomor emas yang tercantum pada emas tersebut. Pegadaian syariah memiliki program yang disebut dengan MULIA (Murabahah Logam Mulia untuk Investasi Abadi). MULIA adalah penjualan logam mulia oleh pegadaian kepada masyarakat secara tunai dengan jangka waktu fleksibel. Dalam pelaksanaan program MULIA ini, pegadaian syariah bekerja sama dengan PT Aneka tambang sebagai pemasok emas. Pecahan emas lantakan disediakan mulai dari 1 gram hingga 1 kilogram.

Cara pembelian emas melalui pegadaian syariah bisa dilakukan dengan sangat mudah. Cukup mendatangi kantor cabang pegadaian syariah, menyerahkan foto kopi KTP atau identitas lainnya, mengusi formulir aplikasi MULIA, dan melakukan pembayaran. Karena emas diserahkan dalam waktu satu sampai tiga minggu kemudian. Atas jasanya menjadi perantara antara pembeli dan Antam sebagai penjual, pegadaian syariah mendapatkan pemasukan dari margin penjualan dan biaya administrasi.

Melalui pegadaian maupun banyak syariah yang menyediakan fasilitas ini, kita bsia memiliki emas batangan dengan cicilan. Kita kemudian bisa mengangsur atau mencicil pembelian tersebyt dengan jumlah dan periode wakt seperti yang sudah disepakati dengan pihak pegadaian atau bank syariah.

Dulu ada perasaan gengsi sebagian orang untuk menggadaikan barang miliknya. Saat itu orang yang melakukan penggadaian identik dengan mereka yang kesulitan likuiditas. Namun sekarang, orang tidak malu lagi untuk melakukan hal ini. Emas menjadi komoditi yang menarik untuk digadaikan karena harganya yang cenderung terus naik. Bisa jadi, saat emas tersebut terpaksa harus dijual (dilelang) karena pemilik tidak menebusnya, harga emas pada saat itu justru lebih tinggi.

Emas Perhiasan

Emas perhiasan dibuat dari emas murni atau campuran emas murni dengan logam lain yang kemudian dibuat atau dibentuk menjadi perhiasan. Jika kita menyebut suatu perhiasan emas, sekian karat, emas murni itulah yang dimaksud. Sebagai contoh, emas 24 karat berarti 24 bagian emas tersebut terdiri dari emas murni, emas 20 karat berarti ada 20 bagian emas murni dan bagian logam lain, dan sebagainya. Campuran logam lain inilah yang akan mempengaruhi warna sebuah emas. Logam yang biasa digunakan untuk campuran emas perhiasan adalah tembaga, perak, timah putih, dan nikel. Sebagai contoh, campuran emas murni dan tembaga akan menghasilkan emas berwarna merah sedangkan campuran emas murni dan perak akan menghasilkan emas yang berwarna kuning.

Secara umum emas perhiasan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu bikinan pabrik, tangan, dan pesanan eksklusif. Masing-masing jens memiliki ciri tersendiri yang bisa dibedakan sepintas dari bentuk, warna dan harganya. Yang pasti, pada emas berbentuk perhiasan terdapat ongkos pembuatan

  1. Buatan pabrik (factory made), yaitu emas perhiasan dibuat dalam jumlah banyak dipabrik. Tidak sulit untuk membeli dan menjual kembali emas perhiasaan ini karena kita bisa melakukannya di toko-tokok emas terdekat. Kelebihan emas dalam bentuk ini ada pada banyaknya model yang tersedia. Di toko-toko emas atau pameran perhiasan, kita bsia menjumpai banyak pilihan model.
  2. Buatan tangan atau hanmade yaitu emas yang dibuat berdasarkan pesanan melalui sentuhan tangan pembuat atau pengrajin emas. Harga belinya tentu lebih tinggi dibandingkan dengan emas bikinan pabrik karena dibuat dalam jumlah yang terbatas. Semakin unik model tersebut, semakin mahal harganya karena ongkos pembuatannya juga lebih mahal dibanding model yang sederhana.
  3. Edisi terbatas  (eksklusif) yaitu perhiasan emas yang dibuat untuk tujuan atau pesanan khusus dan diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas. Harganya tentu sangat mahal karena bisa menjadi sebuah karya seni yang unik.

Emas perhiasan ini bisa menjadi pilihan bagi mereka yang tidak hanya ingin menggunkannya sebagia perhiasan semata namun juga sebagai investasi. Namun, sayangnya meski memiliki keindahan yang bisa dipamerkan, emas perhiasan  bukan pilihan yang tepat untuk berinvestasi emas. Harga jual emas perhiasan tidak sebaik harga belinya.  Saat kita menjual, pedagang emas hanya akan menghitung harga beli emas tanpa menyertakan ongkos pembuatan yang sudah dikeluarkan saat membeli. Apalagi jika emas tersebut sering dipakai sehingga warnanya tidak secerah aslinya, menjadi kusam atau tergires harga yang diberikan penjual bisa membuay kita menjadi batal menjualnya.

Perhiasan Emas

Salah satu faktor yang mempermudah kita menjual perhiasan emas simpanan adalah kodelnya yang masih trendy. Cukup penting untuk memperhitungkan faktor tren, ketika kita ingin mengoleksi perhiasan emas kuning.  Memang, kendati tren sudah usang, emas tetap saja emas. Tapi, jika koleksi perhiasan yang hendak dijual itu masih terkesan modern, kita tidak perlu tawar menawar terlalu lama dengan toko emas. Jika membeli emas pehiasan, perhatikan kodel perhiasan yang berkembang saat ini maupun di masa depan. Saat ini orang suka dengan desain modern yang punya banyak motif, dan tidak polos. Banyak motif bisa diukir pada perhiasan emas, seperti motif hati, kembang, motif etnik, dan lain-lain. Bahkan ada model perhiasan bertuliskan merek-merek fashion dunia. Hampir semua model dan desain memang laku dijual.

Perhatikan pegeseran selera konsumen. Menurut banyak penjual perhiasan, kadang-kadang selera konsumen bergeser ke emas kuning. Tapi kadang-kadang konsumen lebih memilih emas putih. Untuk perhiasan emas berbentuk lantakan atauu batangan tidak memerlukan perawatan khusus. Cukup ditarus disuatu tempat, di brankas atau safety deposit box. Tapi [erlu diperhatikan, agar tidak menyimpan fisik emas dalam satu tempat yang sama dengan sertifikatnya usahakan disimpan di tempat terpisah untuk menghindari kehilangan dua-duanya.

Banyak cara menyimpan perhiasan emas. Yang paling mudah adalah menyimpan dirumah, misalnya ditaruh dilameri, atau dibrankas besi. Ada juga yang menyimpan dibawah lantai, atau pada langit-langit rumah. Ini adalah metode penyimpanan tradisional yang tentu saja kurang nyaman. Cacar tradisional lain adalah menyimpan ditempat-tempat yang unik. Orang Bugis sering menaruh emas dalam ikat pinggang mereka. Orang Saigon membungkus emas dengan kertas beras atau kim thanh. Ada yang menguburkannya di dalam tanah, memasukkannya ke dalam rongga kayu, dan lain-lain. Tujuan utama metode penyimpanan tradisional adalah menyembunyikan emas dari orang lain. Tapi metode modern adalah mempersulit orang untuk mengambil emas tersebut, walaupun mereka tahu tempatnya. Dengan keamanan yang ketat, orang sangat sulit mengambil emas dibrankas besi di bank.

Sebaiknya perhiasan emas tidak dijual sampai kapanpun. Sebab komoditas ini harganya akan terus meroket dalam jangka panjang. Lagipula siapa yang bisa menjamin bahwa negeri kita selamanya bebas dari krisis ekonomi? Bayangkan kalau uang kertas sudah tidak lagi beernilai, saham nilainya nol, maka emas simpanan kitalah yang akan menyelamatkan hidup kita. Ini bukan berarti menjual emas adalah tindakan yang tidak rasional. Suatu ketika kita jarus menjual emas. Mungkin untuk, kegiatan yang lebih produktif. Atau pada saat harga emas berada pada titik tertinggi dalam flutuasi jangka pednek, sehingga kita harus melakukan aksi ambil untung (profit taking) jangka pendek.